Langsung ke konten utama

Postingan

Mengurus Izin Tinggal Au Pair Denmark

Estimasi Waktu Baca:
Berbeda dengan Belgia yang harus melampirkan surat izin kerja ( work permit ) terlebih dahulu sebelum mengajukan visa, au pair di Denmark bukanlah dianggap sebuah pekerjaan. Untuk mendapatkan visa jangka panjang Denmark, yang harus kita lampirkan adalah surat pengajuan izin tinggal ( residence permit ) au pair yang berlaku 12 hingga 24 bulan. Karena saya dan Louise bertemu melalui salah satu website au pair Skandinavia, Energy Au Pair, maka dokumen-dokumen yang kami butuhkan sudah diurus oleh pihak agensi. Tidak ada banyak perbedaan jika au pair dan calon keluarga angkat mengurus dokumen tanpa melalui agensi. Yang harus diperhatikan sebelum mengajukan aplikasi visa, hendaknya au pair memastikan apakah calon keluarga angkat bersedia membayar biaya servis pada Danish Immigration Service di Denmark seharga 2400 DKK. Umumnya, au pairlah yang harus membayar biaya tersebut. Namun dari pihak agensi biasanya akan memberikan tanggung jawab penuh kepada calon keluarga angkat untuk...

Kenapa Jadi Au Pair di Denmark?

Estimasi Waktu Baca:
Melanjutkan cerita pencarian keluarga angkat di tahun kedua , sehari setelah wawancara dengan Louise, si ibu Denmark, esoknya dia langsung mengirimkan saya jadwal pekerjaan via email. Sejauh yang saya baca, tidak ada pekerjaan yang terlihat terlalu memberatkan. Semuanya terkesan oke-oke saja dan Louise mengatakan akan kembali menghubungi karena dia masih punya jadwal wawancara dengan dua kandidat lainnya.  Dua hari kemudian, sebuah email dari Energy Au Pair mengatakan kalau keluarga Louise sudah mengkonfirmasi untuk menerima saya sebagai au pair mereka. Padahal saat itu saya masih dan sedang dalam proses diskusi dengan beberapa keluarga lain di Belanda. Walaupun sudah oke dengan jadwal kerja yang ditawarkan Louise, tapi saya tidak tahu kalau dia sudah mengkonfirmasi langsung ke pihak agensi dalam waktu secepat itu. Jujur saja, saya sebenarnya belum berani mengatakan "siap 100% jadi au pair di Denmark" saat membalas email Louise. Beberapa pertanyaan lainnya sepu...

10 Alasan Kenapa Kamu Harus Jadi Au Pair di Usia 20-an

Estimasi Waktu Baca:
Jauh dari rumah, keluarga dan teman dekat, bukanlah hal yang menyenangkan. Belum lagi tugas harian yang cukup menjenuhkan; bangun pagi menyiapkan sarapan, bersih-bersih rumah, hingga mesti menjaga anak orang di malam minggu. Tapi hey, bukankah jalan-jalan ke Eropa adalah impian banyak orang di dunia? Apa saja jalan mu menuju Eropa kalau bukan karena sekolah, bekerja, ikut keluarga, jalan-jalan, volunteering , dan...menjadi au pair? Seperti penjelasan dari Wikipedia, au pair adalah asisten rumah tangga dari negara asing yang bekerja dan tinggal di rumah keluarga angkat. Normalnya, au pair berbagi tanggung jawab keluarga dengan menjaga anak-anak mereka, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan memperoleh uang saku setiap bulannya. Salah satu syarat menjadi au pair sendiri adalah anak-anak muda berusia 18-30 tahun. Walaupun au pair adalah pekerjaan yang tidak cocok untuk semua orang, namun menjadi au pair adalah pengalaman yang harus kamu coba di usia 20-an mu. ...

Pencarian Keluarga Angkat Au Pair Tahun Kedua

Estimasi Waktu Baca:
Empat bulan sebelum masa kontrak kerja di Belgia habis, saya memang 70% sudah yakin akan mencari keluarga baru di negara lain lagi. Setelah Belgia, saya sudah berniat sekali melanjutkan program au pair ke Prancis di tahun kedua. Bahkan saya juga sudah menghubungi keluarga di Indonesia untuk segera mengirimkan ijazah dan akte kelahiran ke Belgia karena rencananya saya tidak akan pulang dulu ke Indonesia. Walaupun 70% sudah yakin akan jadi au pair lagi, namun sejujurnya saya belum yakin apakah akan langsung pindah dari Belgia, ataukah pulang dulu ke Indonesia lalu mengurus visa baru disana. Yang saya malas kalau pulang dulu ke Indonesia, tentunya proses mengurus visa yang agak bertele-tele karena mesti ke Jakarta dulu dari Palembang. Berbeda halnya jika saya mengurus visa langsung dari Belgia yang jarak kota ke kotanya tidaklah terlalu jauh dan lama. Tinggal naik kereta dan metro yang hanya menghabiskan ongkos €15, saya sudah sampai di Brussels untuk mengantarkan aplikasi d...

Rencana Eks-Au Pair Setelah Au Pairing

Estimasi Waktu Baca:
Satu atau dua tahun bukanlah waktu yang lama jika masa au pairing mu sangat menyenangkan. Terlebih lagi biasanya beberapa bulan sebelum kepulangan ke Indonesia, kita sudah punya banyak teman akrab atau someone special yang rasanya sedih sekali untuk ditinggal. Tapi tiket pulang sudah di tangan dan waktu kepulangan ke Indonesia tinggal sebentar lagi. Lalu apa yang akan dilakukan eks-au pair ini setelah masa au pairing mereka di Eropa? Beberapa teman au pair biasanya sudah memiliki beberapa rencana yang akan mereka lakukan selepas belajar dan bertukar budaya selama setahun disana. 1. Kembali ke Indonesia dan melanjutkan kuliah yang tertunda Beberapa eks-au pair yang tujuannya mendalami bahasa asing, biasanya sengaja stop out dulu dari kuliah demi jadi au pair. Selepas masa au pair mereka selama satu tahun di Eropa, tentunya sudah berbekal pengalaman dan juga kemampuan bahasa asing yang lebih baik. Hal ini pastinya akan dilakukan para eks-au pair yang masih berstatus mahasis...

Saatnya Au Pair Travelling!

Estimasi Waktu Baca:
Dalam satu tahun, seorang au pair akan mendapatkan liburan yang masanya dari dua minggu hingga satu bulan tergantung regulasi negara atau tawar-menawar dengan keluarga angkat. Liburan ini sifatnya pribadi dan gaji kita tetap akan dibayar penuh walau mengambil masa 'cuti' hingga satu bulan. Masa-masa ini biasanya digunakan seorang au pair untuk travelling ke tempat baru di negara yang sama, ataupun hijrah ke luar negeri. Biasanya dari Indonesia kita sudah punya beberapa tempat yang akan dikunjungi, alias dream places atau wishlist , kalau sudah sampai Eropa. Apalagi negara-negara Eropa begitu banyak jumlahnya untuk dikunjungi dan yang pasti setiap tempat memiliki kecantikannya sendiri. Beberapa au pair ada yang sengaja menyempatkan travelling di akhir pekan ke negara tetangga yang cukup dekat, lalu ke negara-negara yang agak jauh saat liburan panjang. Sama seperti teman-teman au pair lainnya, saya juga sempat menuliskan beberapa tempat dan kota-kota rekomen...