Langsung ke konten utama

Postingan

Membuat SIM Internasional di Jakarta

Estimasi Waktu Baca:
Belajar dari pengalaman tahun lalu di Belgia, akhirnya saya memutuskan untuk membuat SIM internasional sebelum keberangkatan ke Denmark. Saya yang biasanya jadi sopir, harus absen setahun di belakang kemudi. Tidak ada yang salah cuma jadi penumpang, tapi kadang kerinduan tancap gas di jalanan terasa majemuk.  Apalagi sewaktu harus belanja di supermarket di komune sebelah, saya mesti pasrah mengayuh sepeda dengan keadaan angin dan cuaca yang dingin. Padahal saat itu ada mobil menganggur di rumah yang bisa digunakan. Tapi karena ketiadaan SIM yang valid , saya juga takut menggunakan mobil tersebut. Padahal jarak tempuh supermarket itu hanya 5 menit naik mobil, namun harus ditempuh selama 15 menit menggunakan sepeda. Saya juga harus menggendong ransel berat berisi belanjaan, lalu menggantung dua tas besar di stang sepeda yang isinya juga barang belanjaan. Menyedihkan sekali! Sebelum ke Belgia, saya memang sudah berniat membuat SIM internasional di Jakarta. Tapi kar...

Akhirnya Visa Denmark Saya di-Issue!

Estimasi Waktu Baca:
Proses menunggu visa Denmark kali ini benar-benar membosankan. Apalagi saya di rumah hanya menganggur dan tidak ada kegiatan berarti. Sudah ada desakan dari pihak keluarga untuk mencari pekerjaan saja di Indonesia. Jujur saja, saya juga sudah pasrah kalau memang visa ditolak karena alasan tertentu. Saya juga sudah siap mencari pekerjaan dan menetap saja di Indonesia. Tapi Alhamdulillah visa akhirnya disetujui tanpa kendala apapun. Visa jangka panjang Denmark membutuhkan waktu maksimum 2 bulan sebelum disetujui pihak kerajaan Denmark. Berbeda jika kita ingin mengajukan visa turis atau visa jangka pendek yang hanya 15 hari kerja. Tepat dua bulan semenjak mengajukan aplikasi visa di VFS Global, lalu esoknya wawancara di Kedubes Denmark, saya dikabari kalau visa Denmark saya sudah disetujui. Ibu Wita, resepsionis kedutaan, menelpon untuk memberikan informasi lebih lanjut melalui email. Setelah dikonfirmasi ulang via email, Ibu Wita mengirimkan surat keterangan elektronik d...

Pesta Menyambut Kelahiran Bayi ala Maroko

Estimasi Waktu Baca:
Dua minggu pertama tinggal di Belgia, keluarga angkat saya sedang sibuk-sibuknya menyiapkan persalinan anak kedua mereka yang diberi nama Issa. Si ibu yang tadinya berharap si anak kedua ini akan lahir di tanggal yang sama dengan kakaknya, 24 Maret, meleset menjadi 5 April 2015. Dua hari setelah persalinan, saya baru bisa menjenguk si ibu di rumah sakit. Karena pihak keluarga sedang sibuk-sibuknya, saya mesti datang ke rumah sakit sendirian. Mereka hanya memberikan alamat dan juga nomor kamar di CHU Brugmann - Victor Horta Site. Berhubung tempatnya sering dilewati, akhirnya saya bisa sampai disana lewat bantuan Google Maps setelah muter-muter kebingungan. Mencari kamarnya pun tidak gampang, karena saya mesti bertanya dulu dengan beberapa perawat yang lewat. Alhamdulillah mereka berbicara bahasa Inggris dengan baik dan sangat membantu. Sama seperti di Indonesia, saat mengunjungi orang di rumah sakit, biasanya kita membawakan buah tangan dari rumah. Sayangnya k...

Mengurus Izin Tinggal Au Pair Denmark

Estimasi Waktu Baca:
Berbeda dengan Belgia yang harus melampirkan surat izin kerja ( work permit ) terlebih dahulu sebelum mengajukan visa, au pair di Denmark bukanlah dianggap sebuah pekerjaan. Untuk mendapatkan visa jangka panjang Denmark, yang harus kita lampirkan adalah surat pengajuan izin tinggal ( residence permit ) au pair yang berlaku 12 hingga 24 bulan. Karena saya dan Louise bertemu melalui salah satu website au pair Skandinavia, Energy Au Pair, maka dokumen-dokumen yang kami butuhkan sudah diurus oleh pihak agensi. Tidak ada banyak perbedaan jika au pair dan calon keluarga angkat mengurus dokumen tanpa melalui agensi. Yang harus diperhatikan sebelum mengajukan aplikasi visa, hendaknya au pair memastikan apakah calon keluarga angkat bersedia membayar biaya servis pada Danish Immigration Service di Denmark seharga 2400 DKK. Umumnya, au pairlah yang harus membayar biaya tersebut. Namun dari pihak agensi biasanya akan memberikan tanggung jawab penuh kepada calon keluarga angkat untuk...

Kenapa Jadi Au Pair di Denmark?

Estimasi Waktu Baca:
Melanjutkan cerita pencarian keluarga angkat di tahun kedua , sehari setelah wawancara dengan Louise, si ibu Denmark, esoknya dia langsung mengirimkan saya jadwal pekerjaan via email. Sejauh yang saya baca, tidak ada pekerjaan yang terlihat terlalu memberatkan. Semuanya terkesan oke-oke saja dan Louise mengatakan akan kembali menghubungi karena dia masih punya jadwal wawancara dengan dua kandidat lainnya.  Dua hari kemudian, sebuah email dari Energy Au Pair mengatakan kalau keluarga Louise sudah mengkonfirmasi untuk menerima saya sebagai au pair mereka. Padahal saat itu saya masih dan sedang dalam proses diskusi dengan beberapa keluarga lain di Belanda. Walaupun sudah oke dengan jadwal kerja yang ditawarkan Louise, tapi saya tidak tahu kalau dia sudah mengkonfirmasi langsung ke pihak agensi dalam waktu secepat itu. Jujur saja, saya sebenarnya belum berani mengatakan "siap 100% jadi au pair di Denmark" saat membalas email Louise. Beberapa pertanyaan lainnya sepu...

10 Alasan Kenapa Kamu Harus Jadi Au Pair di Usia 20-an

Estimasi Waktu Baca:
Jauh dari rumah, keluarga dan teman dekat, bukanlah hal yang menyenangkan. Belum lagi tugas harian yang cukup menjenuhkan; bangun pagi menyiapkan sarapan, bersih-bersih rumah, hingga mesti menjaga anak orang di malam minggu. Tapi hey, bukankah jalan-jalan ke Eropa adalah impian banyak orang di dunia? Apa saja jalan mu menuju Eropa kalau bukan karena sekolah, bekerja, ikut keluarga, jalan-jalan, volunteering , dan...menjadi au pair? Seperti penjelasan dari Wikipedia, au pair adalah asisten rumah tangga dari negara asing yang bekerja dan tinggal di rumah keluarga angkat. Normalnya, au pair berbagi tanggung jawab keluarga dengan menjaga anak-anak mereka, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan memperoleh uang saku setiap bulannya. Salah satu syarat menjadi au pair sendiri adalah anak-anak muda berusia 18-30 tahun. Walaupun au pair adalah pekerjaan yang tidak cocok untuk semua orang, namun menjadi au pair adalah pengalaman yang harus kamu coba di usia 20-an mu. ...

Pencarian Keluarga Angkat Au Pair Tahun Kedua

Estimasi Waktu Baca:
Empat bulan sebelum masa kontrak kerja di Belgia habis, saya memang 70% sudah yakin akan mencari keluarga baru di negara lain lagi. Setelah Belgia, saya sudah berniat sekali melanjutkan program au pair ke Prancis di tahun kedua. Bahkan saya juga sudah menghubungi keluarga di Indonesia untuk segera mengirimkan ijazah dan akte kelahiran ke Belgia karena rencananya saya tidak akan pulang dulu ke Indonesia. Walaupun 70% sudah yakin akan jadi au pair lagi, namun sejujurnya saya belum yakin apakah akan langsung pindah dari Belgia, ataukah pulang dulu ke Indonesia lalu mengurus visa baru disana. Yang saya malas kalau pulang dulu ke Indonesia, tentunya proses mengurus visa yang agak bertele-tele karena mesti ke Jakarta dulu dari Palembang. Berbeda halnya jika saya mengurus visa langsung dari Belgia yang jarak kota ke kotanya tidaklah terlalu jauh dan lama. Tinggal naik kereta dan metro yang hanya menghabiskan ongkos €15, saya sudah sampai di Brussels untuk mengantarkan aplikasi d...