Langsung ke konten utama

Postingan

Mari Menjelekkan Norwegia!

Estimasi Waktu Baca:
Dua tahun lebih tinggal di Norwegia, membuat saya tak berhenti belajar banyak hal tentang negara ini. Menjadi au pair di 3 negara yang berbeda, saya akui bahwa gaya hidup di Norwegia memang berbeda dari Belgia dan banyak tradisinya pun lebih menarik untuk diikuti ketimbang Denmark. Kehidupan yang nyaman, kesetaraan gender yang sangat solid, sistem kesehatan dan pendidikan yang merata, serta alamnya yang luar biasa indah, adalah beberapa alasan yang membuat Norwegia menjadi salah satu tempat terbaik untuk hidup. Apalagi selama beberapa tahun ke belakang, negara-negara di Eropa Utara termasuk Norwegia, selalu memegang peringkat teratas sebagai negara terbahagia di dunia.  Tapi dari hal yang selalu terlihat indah di foto, belum tentu membuat Norwegia sesempurna yang orang-orang bayangkan. Negara ini tentunya memiliki banyak kekurangan yang kadang menyebalkan bagi para imigran. Tak adil juga kalau setiap waktu harus membandingkan Indonesia dan Norwegia karena populasi di Norwegia pun s...

9 Cara Hidup Super Hemat di Oslo

Estimasi Waktu Baca:
Menurut laporan dari majalah CEOWORLD tahun 2020, Norwegia berada di urutan kedua sebagai negara paling mahal untuk ditinggali di dunia setelah Swiss. Sementara data dari Cost of Living Index City yang dipublikasi oleh Expatistan, Oslo berada di urutan ketujuh sebagai kota paling mahal di Eropa setelah beberapa kota di Swiss dan London. Bagi orang Indonesia yang baru tiba atau berkunjung di Norwegia, kebiasaan membandingkan harga dengan kota tempat tinggal pasti seringkali meringis saat tahu biaya hidup di Norwegia begitu mahal. Apalagi untuk ibukota seperti Oslo, dimana letak pemerintahan, bisnis, serta perdagangan berada di satu poin, pastinya menarik minat banyak imigran untuk datang dan menetap. Lalu sama seperti ibukota lainnya di dunia, harga biaya akomodasi sampai transportasi di Oslo lebih mahal ketimbang kota-kota kecil. Tapi meskipun Oslo selalu dijuluki sebagai kota mahal, selalu ada cara bagaimana hidup hemat di tempat ini. Bagi kalian yang tertarik atau sebentar lagi akan ...

Camping Date di Finnemarka: Seru Tapi Menggigil!

Estimasi Waktu Baca:
Tiga minggu di awal musim panas, Norwegia bisa jadi adalah tempat terbaik menikmati liburan musim panas tahun ini. Temperatur terus stabil di angka 25-29 derajat Celcius hingga membuat sebagian besar warga Norwegia lupa akan protokol keamanan Korona yang masih harus terus dijalani. Nyaris semua orang bersuka cita gelar tikar di taman, memenuhi kursi restoran dan kafe yang mulai dibuka kembali, berenang menikmati air laut yang menghangat, serta antusias merencanakan trip ke beberapa tempat karena tak harus terus-terusan menghabiskan waktu di rumah. Apalagi pemerintah setempat sudah dari awal mengkampanyekan Sommer i Norge yang artinya liburan musim panas di Norwegia saja tahun ini ketika ancaman Korona masih membuat negara lockdown . Sebelum pandemi, kebanyakan orang Norwegia memang lebih memilih berlibur ke Eropa Selatan yang hangat. Tapi karena tahun ini 'dikurung' dulu di negara sendiri, tak heran banyak kabin dan penginapan fully-booked ! Hal ini tentu saja jadi berita gem...

Kampus Terbaik di Norwegia: NTNU? UiB? NMBU? UiO?

Estimasi Waktu Baca:
Norwegia, negara dengan penduduk hanya 5 juta jiwa di utara Eropa ini mungkin lebih dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa ketimbang kualitas pendidikannya. Namun di antara tahun 2000-2015, terjadi kenaikkan jumlah pelajar internasional yang cukup besar di Norwegia dibandingkan negara lain. Hal ini seperti paradoks mengingat sedikitnya kampus terkenal di Norwegia, tingginya biaya hidup, hingga letak geografis di ujung utara Eropa yang mungkin sama sekali tak menarik untuk ditinggali. Menurut artikel dari sebuah jurnal berjudul Journal of Studies in International Education yang ditulis oleh Jannecke Wiers-Jenssen , meningkatnya jumlah mahasiswa asing ke Norwegia terbantu dengan adanya perkembangan di bidang pendidikan yang luar biasa. Beberapa di antaranya adalah kelas bahasa Inggris yang meluas, kerja sama dengan banyak kampus lain di luar negeri, kebijakan EU yang mendorong banyak mahasiswa ingin ke Norwegia, serta yang paling utama, gratisnya biaya pendidikan di negara ini....

Semakin Banyak yang Ingin Jadi Au Pair, Semakin Sedikit Keluarga yang Butuh

Estimasi Waktu Baca:
Meskipun sudah selesai jadi au pair sejak Desember tahun lalu (setelah 5 tahun lamanya!), tapi cerita tentang au pair selalu saja ada untuk dibahas. Apalagi belakangan ini, saya sering kali dapat keluhan dari para calon au pair Indonesia yang merasa kesulitan mendapatkan keluarga, terutama di saat krisis Korona masih belum pulih sepenuhnya. Dulu, mungkin hanya anak sastra atau para polyglot saja yang lebih tahu au pair. Sekarang, karena informasi tentang dunia au pair sudah bertebaran di internet dan media sosial, semakin banyak orang Indonesia yang tergiur untuk segera ringkas koper bermigrasi ke negara lain . No wonder , au pair dianggap bisa menjadi batu loncatan untuk tinggal lebih lama di Eropa dengan bonus dapat pasangan Kaukasia, lanjut kuliah , sampai punya pekerjaan dengan gaji lumayan.  Tapi sebelum berandai-andai bisa segera menapakkan kaki ke negara impian, kamu harus disadarkan dulu kalau yang ingin jadi au pair semakin banyak dan persyaratan dari calon keluarga pun s...

Janteloven: Belajar Humble Dari Orang Norwegia

Estimasi Waktu Baca:
Minggu lalu, saya ikut servis bimbingan dan konseling karir dari kampus secara gratis selama 45 menit. Di sini, kita bisa konsultasi bagaimana cara menulis CV, surat lamaran kerja, latihan wawancara in a Norwegian way , serta bertanya kira-kira pekerjaan seperti apa yang cocok selepas lulus kuliah. Karena memang ingin minta pendapat bagaimana mapping semua kompetensi saya ke dalam CV yang panjangnya hanya 1-2 halaman, maka fokus saya saat konseling hanya di bagian tersebut. Yang menarik, konselor menggarisbawahi cara saya menulis daftar pendidikan terakhir pada CV. Sebetulnya isi dan strukturnya sangat standar mirip CV lain yang sering orang buat. Di bagian pendidikan terakhir, saya menuliskan nama kampus terlebih dahulu, lalu jurusan kuliah di bawahnya. Namun, cara ini ternyata dipandang konselor kurang tepat in a Norwegian way . " You know what, there are almost 30.000 students at the University of Oslo and the way you wrote this down doesn't make you special ," katany...

Pentingnya Tahu Aturan Sebelum Kerja!

Estimasi Waktu Baca:
Postingan kali ini sebetulnya melanjutkan cerita hidup saya yang masih belum stabil di tengah krisis Korona di Norwegia. Bagi yang belum tahu, mungkin bisa baca dulu cerita saya saat mencari kerja di Oslo  part 1  dan part 2 . Setelah mengirimkan sekitar 50 lamaran kerja, akhirnya saya mendapatkan pekerjaan paruh waktu menjadi pelayan restoran di salah satu restoran India. Saya tahu lowongan kerja ini pun sebetulnya bukan lewat situs-situs pencarian kerja, tapi grup Facebook. Meskipun merasa cukup nyaman di minggu-minggu awal, namun saya berencana tidak akan lama bekerja di sini karena pengelolanya bukan asli orang Norwegia. Problem kerja di restoran yang dikelola oleh orang asing atau non-Norwegia adalah bisa jadi kamu akan mendapatkan perlakuan yang tidak adil. Banyak sekali restoran yang tidak membayar upah pegawai saat sedang masa training , ada juga yang membayar upah under the table agar lepas dari pajak tinggi, ada yang sengaja tidak memberikan kontrak kerja, atau jug...