Langsung ke konten utama

Sebaiknya Pakai Agensi atau Mandiri?

Estimasi Waktu Baca:


Pertanyaan ini sebetulnya sudah pernah saya jawab di postingan tentang guide au pair. Di poin pertanyaan ke-3 saya juga mengatakan kalau pakai atau tidak pakai agensi, urusan kelengkapan dokumen dan visa, masih kita juga sendiri yang turun tangan.

Sebelum tahun pertama jadi au pair, saya mendaftarkan diri ke banyak situs pencarian host family di internet. Dari sekian banyak aplikasi dikirim, lima bulan kemudian saya baru mendapatkan host family dari agensi Au Pair Support Belgium. Saat ke Denmark dan Norwegia pun, saya lagi-lagi hanya mendaftarkan diri ke situs pencarian keluarga Skandinavia dan mendapatkan keluarga dari Energy Au Pair.

Gol saya dulu hanya satu, ingin keluar negeri dengan modal seminimal mungkin. Agensi berbayar yang membebankan au pair, saya coret dari daftar. Lagipula, agensi berbayar seperti ini tidak serta merta memihak ke au pair meskipun kita yang bayar mereka. Beberapa teman saya dulu sempat ke Belanda menggunakan agensi berbayar dari Indonesia dan total yang mereka keluarkan sekitar 10 juta rupiah. Alih-alih mendapatkan dukungan dan bantuan saat ada masalah, agensi tersebut seperti acuh dan memberikan ganti keluarga baru yang ternyata bermasalah pula.

Sekarang ini kelihatannya yang ingin jadi au pair tambah banyak. Ratusan informasi sudah bertebaran di internet dan negara favorit pun bukan lagi Belanda atau Jerman, tapi Denmark! Tak heran, banyak calon au pair yang "mengadu" ke saya kalau kesempatan mereka mendapatkan keluarga semakin kecil. Belum lagi, banyak sekali host family yang makin memperkecil kesempatan untuk merekrut au pair yang sudah tinggal di Eropa saja.

Lalu kembali lagi, sebaiknya pakai agensi au pair atau tidak?

Sebelumnya, mari kita lihat dulu plus dan minus kalau kamu berkeinginan menemukan keluarga angkat via agensi;

Plus (+)
1. Kemungkinan mendapatkan keluarga lebih cepat karena biasanya agensi memiliki beberapa host family yang cukup untuk langsung ditawarkan.
2. Agensi bisa dijadikan sumber informasi jika kamu memiliki banyak pertanyaan seputar negara tujuan.
3. Kalau pun ada masalah dengan keluarga, agensi biasanya bisa dijadikan mediator bagaimana seharusnya kamu bersikap. Tak jarang, agensi bisa memberikan kamu keluarga pengganti secepatnya.
4. Setelah mendapatkan keluarga dari mereka, pihak agensi akan memberikan banyak informasi lengkap tentang langkah-langkah membuat visa atau residence permit ke negara tujuan untuk memudahkan kamu mengurus dokumen.

Minus (-)
1. Tidak semua agensi bersikap netral. Banyak agensi berbayar abal-abal yang tujuannya hanya ingin menarik komisi dari au pair dan lebih memihak ke host family.
2. Agensi juga tidak serta merta langsung membantu menggantikan keluarga baru jika kamu sedang bermasalah dengan host family. In the end, you have to step on your own feet.
3. Beberapa pengelola agensi dari Indonesia ada yang tidak memiliki pengalaman tinggal di negara yang kamu tuju, sehingga informasi yang valid pun kebanyakan missing.
4. Mahal!

Saya dulu termasuk beruntung menemukan keluarga dari Au Pair Support Belgium. Meskipun pihak keluarga yang membayar mereka, namun sikap agensi tetap netral. Saat curhat pun, mereka memberikan saya bantuan moril dan bersedia mencarikan akomodasi darurat jika ending-nya saya ditendang dari keluarga tersebut. Tiga hari mengadu ingin ganti keluarga, saya langsung dicarikan keluarga baru yang sesuai dengan keinginan. This is the real au pair agency!

Kalau pun kamu ingin cari keluarga lewat agensi berbayar, lihat dulu persyaratan apa saja yang dibebankan kepada au pair. Banyak agensi yang hanya perlu uang, lalu bye. Ada juga perjanjian dari agensi yang mengenakan denda kepada au pair, jika au pair ingin ganti keluarga. That's crazy! Apakah au pair harus bertahan jika dihina terus-terusan oleh keluarga mean?!

Lihat juga track record si pemilik agensi tersebut apakah sudah pernah jadi au pair sebelumnya atau belum. Berapa lama? Di negara apa? Karena tiap negara berbeda regulasi dan pengalaman. Keluarga di Denmark sangat mengedepankan cleaning ketimbang mengasuh anak. Saya juga menobatkan negara ini sebagai negara terburuk bagi au pair baru. Jadi kalau kamu tertarik membayar agensi, carilah agensi yang benar-benar mengerti tentang negara tersebut dan bersikap netral.

Sejujurnya ada 2 agensi berbayar Skandinavia yang sangat saya tidak sarankan. Dua-duanya meminta uang kepada au pair, namun they don't know what au pair has to do in Denmark! Alih-alih memberikan informasi yang valid, salah satu agensi ini malah mengatakan bahwa au pair tidak wajib kursus bahasa. Duhh!

Lalu bagaimana jika memutuskan mencari keluarga angkat sendiri?

Sama saja. Hal yang perlu kamu lakukan adalah jangan malas membaca, melengkapi dokumen, dan daftar ke banyak situs pencarian keluarga. Kalau kamu punya gol seperti saya dulu; jadi au pair keluar negeri dengan biaya seminim mungkin, maka carilah host family dari situs pencarian yang gratis. Au Pair World bisa digunakan sebagai starter. Tapi kalau ingin ke Skandinavia, lihatlah peluang di situs-situs agensi yang fokusnya hanya ke daerah itu.

Sekarang makin banyak yang ingin jadi au pair dan saingan kamu tentu saja tidak hanya orang Indonesia, tapi juga Filipina. Aufini bisa juga dijadikan situs alternatif untuk memperbesar kesempatan. Memang harus bayar jika ingin menikmati fitur premium mereka, namun beberapa teman saya berhasil mendapatkan keluarga dari situs tersebut.

Makin sadar kan bahwa jadi au pair itu banyak enaknya? Tapi sebelum berpikir jauh ke arah sana, kamu harus tahu dulu bahwa au pair itu bukan gadis biasa!

Good luck!



Komentar

  1. Halo kak nin..

    Sya bru kali ini dftar jadi au pair di aupairworld, Kemarin saya ada dapat HF dari finlandia. Tapi HF tsb bilang kalau saya mau jdi uapair disna harus ada basic bhasa finland, dan itu harus di tnjukkan dgn sertifikat bhs finland.
    Mohon pncerahannya kak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai hai..

      Aku udah tanya ke temen mantan au pair Finlandia. Katanya, gak ngelampirin apa2 ke kedutaan. Gak ditanya juga dan dia lolos aja tuh dapet visa Finlandia. Kamu bisa mampir ke blognya dan tanya2; https://beforethirtiesss.wordpress.com

      Hapus
  2. Kalau ingin kerja bukan au pair tapi kerja di bidang manufaktur / labour / lainnya gimana caranya, ya? Posisi sekarang kerja di Polandia. Work permit. Makasih..

    BalasHapus
  3. Kayanya aupair support Belgium udah ganerima aupair dari Asia lagi ya? Soalnya td sign up gagal mulu dan gada pilihan native languagenya, yg ada cuma Dutch, French, English, dan Spanish, sayang sekali, kenapa ya hf skrg kebanyakan milih aupair dari negara2 non Asia, kaya south America, USA, France, etc Asia apalagi indo sama Filipina dikesampingkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Native language siapa nih, maksudnya?
      Bukannya kamu bisa bahasa Inggris? 😁
      Aku juga gak tau gimana situsnya sekarang. Terakhir kali pake udah 7th lalu.

      Kata siapa “Indo dan Filipina dikesampingkan”? Beberapa negara malah prefernya Filipina, karena bisa bersih2 dan enak disuruh2 :)

      Hapus
  4. Hallo kak mau tanya..
    Saya dapat hf di perancis.
    Untuk keluarga yg single mom , dan dia punya anak 2 yaitu umur 1 tahun dan 10 tahun.
    Apakah kemungkinan visa nya ditolak kak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa gitu bisa ditolak? Keputusan ditolak/gak tuh bukan persoalan single mom/single dad 😅😅 Tapi status/track record si hf sebelomnya & tugas apa aja yang dibebankan.

      Temen ku dulu ditolak visanya karena si hf punya anak 5 & dia tetep disuruh bersih2 di kontrak. Makanya imigrasi nolak permintaan tsb karena dianggap kerjaannya gak masuk akal.

      Hapus
  5. Hi kakk.. aku mau nanya ttg agency yg ngurus visa untuk au pair yg bagus apa ya?? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang ngurusin visa au pair itu cuma visa application center & kedubes :)

      Hapus
  6. Halo kak nin..
    Tulisan" Kakak membantu sekali, aku saat ini 24 th dan ingin Aupair ke Sweden atau belanda. Oh ya kak, link untuk Aupair support belgium knpa ga bisa dibuka ya? Thanks kak🙏🏻☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aloha :)

      Makasih banyak ya udah mampir dan baca2. Saran aku, mending ke Swedia aja dulu ntar baru ke Belanda. Soalnya di Swedia gak bisa jadi au pair kalo sebelumnya kamu udah pernah jadi au pair :D

      Untuk Aupair Support Belgium itu, kabarnya mereka bangkrut sih. Udah gak nerima servis lagi :/ Harusnya aku perbarui tuh. Maaf ya.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Au Pair Selama Pandemi

Estimasi Waktu Baca:
Tidak hanya satu dua orang pembaca blog yang tiba-tiba DM dan mengeluh betapa susahnya kesempatan mereka jadi au pair di kala pandemi ini. Ada juga yang bertanya apakah karena Korona, program au pair dihilangkan untuk sementara waktu. Satu orang calon au pair yang harusnya berangkat ke Eropa tahun ini, saya dengar aplikasi visanya masih tertahan di Indonesia karena kantor penyedia servis belum buka. First of all, I feel sorry for them. Karena pandemi global yang sampai detik ini belum menemukan titik terang, kita harus dihadapkan dengan  new normal yang sebetulnya juga tak normal. Kegiatan di luar rumah dibatasi, perbatasan imigrasi tertutup untuk orang Indonesia, serta banyaknya penundaan aktifitas fisik di sana-sini demi mengurangi penyebaran infeksi. Tentunya karena perubahan peraturan di semua wilayah di dunia, imbas paling besar terjadi di pintu perbatasan antara negara. Kita tidak bisa seenaknya jalan-jalan ke luar negeri seperti dulu apalagi ke negara bervisa seperti Eropa...

Bule Ketemu Online, Bisakah Serius?

Estimasi Waktu Baca:
( PERHATIAN!!! SAYA BANYAK SEKALI MENERIMA TESTIMONIALS SOAL COWOK-COWOK DARI INGGRIS YANG MEMINTA ALAMAT SI CEWEK YANG DIKENAL VIA ONLINE. FYI , HAMPIR SEMUA MODUS PENIPUAN SEPERTI INI BERASAL DARI INGGRIS DAN AMERIKA! JANGAN PERNAH TERTIPU KEMASAN KULIT PUTIHNYA, KARENA BISA JADI YANG KALIAN AJAK CHATTING -AN ATAU VIDEO CALL -AN ITU ADALAH PENIPU !! JANGAN PERNAH BERI DATA DIRI SEPERTI NAMA LENGKAP, ALAMAT, SERTA NOMOR IDENTITAS ATAU KARTU KREDIT KE ORANG-ORANG ASING LEWAT DUNIA DIGITAL! BE SMART, BE AWARE, AND PLEASE JANGAN DULU BAPERAN KALO ADA YANG MENGAJAK NIKAH PADAHAL BARU SEMINGGU KENAL!!!) Selain berniat jadi au pair, ternyata blog saya banyak dikunjungi oleh cewek-cewek Indonesia yang ingin pacaran atau sedang dekat dengan bule. Gara-gara tulisan tentang cowok Eropa dan cowok Skandinavia , banyak pembaca blog yang mengirim surel ke saya dan curhat masalah cintanya dengan si bule. Aduh, padahal saya jauh dari kata "ahli" masalah cinta-cintaan. Saya sebetu...

Berniat Pacaran dengan Cowok Skandinavia? Baca Ini Dulu!

Estimasi Waktu Baca:
"Semua cowok itu sama!" No! Tunggu sampai kalian kenalan dan bertemu dengan cowok-cowok tampan namun dingin di Eropa Utara. Tanpa bermaksud menggeneralisasi para cowok ini, ataupun mengatakan saya paling ekspert, tapi cowok Skandinavia memang berbeda dari kebanyakan cowok lain di Eropa. Meskipun negara Skandinavia hanya Norwegia, Denmark, dan Swedia, namun Finlandia dan Islandia adalah bagian negara Nordik, yang memiliki karakter yang sama dengan ketiga negara lainnya. Tinggal di bagian utara Eropa dengan suhu yang bisa mencapai -30 derajat saat musim dingin, memang mempengaruhi karakter dan tingkah laku masyarakatnya. Orang-orang Eropa Utara cenderung lebih dingin terhadap orang asing, ketimbang orang-orang yang tinggal di kawasan yang hangat seperti Italia atau Portugal. Karena hanya mendapatkan hangatnya matahari tak lebih dari 3-5 minggu pertahun, masyarakat Eropa Utara lebih banyak menutup diri, diam, dan sedikit acuh. Tapi jangan salah, walaupun dingin dan hampa...

Mempelajari Karakter Para Cowok di Tiap Bagian Eropa

Estimasi Waktu Baca:
*I talk a lot about European boys in this blog, but seriously, this is always the hottest topic for girls! ;) Oke, salahkan pengalaman saya yang jadi serial dater  selama tinggal di Eropa. Tapi gara-gara pengalaman ini, saya juga bisa bertemu banyak orang baru sekalian mempelajari karakter mereka. Cowok-cowok yang saya temui ini juga tidak semuanya saya kencani. Beberapa dari mereka saya kenal saat workshop, festival, ataupun dari teman. Beruntung sekali, banyak juga teman-teman cewek yang mau menceritakan pengalamannya saat berkencan dari cowok ini, cowok itu, and all of them have wrapped up neatly in my head! Secara umum, tulisan yang saya ceritakan disini murni hasil pengalaman pribadi, pengalaman teman, ataupun si cowok yang menilai bangsanya secara langsung. Letak geografis Eropanya mungkin sedikit rancu, tapi saya mengelompokkan mereka berdasarkan jarak negara dan karakter yang saling berdekatan. Kita semua benci stereotipe, tapi walau bagaimana pun kita teta...

Ayo Belajar Bahasa Asing!

Estimasi Waktu Baca:
Apa yang kalian lakukan di rumah saat sedang galau, bad mood , kesepian, ataupun bosan tiada tara? Nonton TV atau DVD? Dengar radio? Curhat sama teman? Jalan ke mal? Atau tidur-tiduran di kasur, pasang AC, sekalian BBMan sama someone ? Semuanya tidak ada yang salah. Semuanya bisa kita lakukan untuk membunuh rasa bosan dan jenuhnya rutinitas setiap hari. Tapi tahu apa yang biasanya saya lakukan saat sedang bosan dan malas sekali melakukan aktifitas di luar? BELAJAR BAHASA ASING! Lho kok, sedang bosan masih sempet-sempetnya belajar? Belajar bahasa asing pula! Bahasa Inggris aja belum lulus ini. Yuhuuu.. Entah kenapa daripada berkeluh kesah dan mikirin si doi yang belum tentu mikirin kita (duilee..curhat) saya lebih menikmati buku-buku traveling ataupun buka Youtube untuk belajar bahasa asing. Saya merasa selain kegiatan ini positif, pikiran juga teralihkan dari rasa bosan yang kadang membuat saya mau teriak sejadi-jadinya. Terus apa sih enaknya belajar bahasa asing...